Fenomena Sains dan Fakta Ilmiah pada Malam Lailatul Qadar.Mereka Mengakuinya.

Lailatul qadar merupakan malam kemuliaan di bulan ramdhan yang sudah ditetapkan pasti terjadi satu kali dalam setahunnya, dimana para malaikat diutus Allah SWT turun ke bumi untuk membagikan keberkahan kepada semua orang. Semua orang berhak mendapatkan kemuliaan Lailatul Qadar jika orang tersebut bersungguh-sungguh dengan ketulusan hatinya untuk melaksanakan amalan-amalan dalam meraih keberkahan malam Lailatul Qadar diantaranya, melakukan iktikaf di masjid, memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, menunaikan salat malam, dan memperbanyak taubat.



Lailatul qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir di bulan ramadhan sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam:
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِى الْعَشْرِ الأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
“Carilah lailatul qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan ramadhan” (HR. Bukhari no. 2020 dan Muslim no. 1169)
Berdasarkan penggalan hadits di atas, yang dimaksud dari sepuluh malam terakhir dari bulan ramadhan tersebut semata-mata untuk meningkatkan semangat beribadah pada malam-malam terakhir dibulan ramadhan, karena sesungguhnya malam Lailatul Qadar itu turun atas kehendak Allah SWT yang masih menjadi rahasia.

Namun terdapat tanda-tanda yang terjadi pada turunnya malam Lailatul Qadar. Berdasarkan ilmu antariksa, NASA yang dikutip dari acehsatu.com mengungkapkan bahwa pada suatu malam yang bertepatan hari Lailatul Qadar terjadi fenomena yang aneh, karena tidak ada meteor yang jatuh ke atmosfer bumi pada malam itu serta suhu udara juga sedang.

 Padahal pada malam-malam lainnya jumlah meteor yang jatuh ke atmosfer bumi sekitar 20 meteor. Hal ini membuktikan sabda Nabi Muhammad SAW bahwa terjadinya malam Lailatul Qadar langit akan terlihat cerah namun tidak terlihat bintang yang bersinar, suhu udara sedang yakni tidak panas dan juga tidak dingin. Carner juga menambahkan bahwa NASA menemukan pada pagi hari nya matahari begitu cerah namun tidak ada radiasi cahaya sedikitpun. Hal ini juga sesuai dengan sabda Nabi yang tentu saja pengetahuan Nabi berasal dari Dzat Allah Yang Maha Besar bahwa pada pagi harinya matahari begitu cerah namun tidak terasa panas.

Berdasarkan yang dikutip dari acehsatu.com, fenomena tersebut ternyata disembunyikan oleh NASA. Namun apapun yang disembunyikan oleh NASA tentang tanda-tanda malam Lailatul Qadar yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an dengan fakta ilmiah tersebut, tidaklah menjadi persoalan bagi umat muslim karena dengan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, hal-hal yang telah ada dan ditetapkan pada Al-Qur’an yakin akan terjadi.

Semoga dengan artikel ini dapat lebih meyakinkan kepada pembaca bahwa turunnya malam Lailatul Qadar itu pasti akan terjadi dan juga dapat menambah kecintaan terhadap ilmu pengetahuan karena dengan mengungkap kebenaran berdasarkan fakta mudah-mudahan dapat membawa ke jalan yang benar.

Penulis : Algi Nurahman Miladanta & Akmal Padlil Irsyad

Referensi :
-Rahayu, A. S. (2017). Memaksimalkan Malam Lailatul Qadar. Arsip Publikasi Ilmiah Biro Administrasi Akademik.

-Muhammad Abduh Tuasikal, MSc. 2013. https://muslim.or.id/17645-kajian-ramadhan-17-tanda-lailatul-qadar-dan-kapan-lailatul-qadar-terjadi.htmlm (diakses pada 28 Juli 2019 pukul 18.14 WIB)
-Alfiah Noor Ramadhany. 2018. http://kaltim.tribunnews.com/2018/05/30/14-keutamaan-lailatul-qadar-para-malaikat-turun-ke-bumi-jangan-sampai-dilewatkan (diakses pada 30 Mei 2019 pukul 18.35 WIB)
-Acehsatu.com. 2019. https://acehsatu.com/fakta-ilmiah-malam-lailatul-qadar-yang-disembunyikan-nasa/ (diakses pada 10 Mei pukul 19.15 WIB)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel